Sinar matahari menyinari kampus Fakultas MIPA UGM dengan kadar yang sangat pas. Pagi itu pun menjadi pagi yang cerah menyenangkan. Waktu itu, terlihat pemuda-pemudi berjalan kaki, ataupun menaiki motornya, sambil membawa tas carrier, bahkan koper. Tampaknya banyak sekali barang-barang yang dibawanya. Mereka berkumpul di suatu tempat yang disebut dengan Hutan Biologi. Apa yang sedang mereka lakukan?

            Tepatnya, tanggal 20 Januari 2014, kami, mahasiswa Geofisika UGM angkatan 2012 sedang bersiap-siap untuk berangkat menuju Karangsambung, Jawa Tengah. Ya. Mereka yang membawa tas carrier dan bahkan koper dengan banyak barang itu adalah kami, mahasiswa Geofisika UGM itu.

KL_siap2

Gambar 1.  Potret Persiapan Sebagian Kecil dari Peserta KLG Sebelum Keberangkatan

            Kami, 95 mahasiswa Geofisika UGM angkatan 2012, akan pergi ke Karangsambung, Jawa Tengah, untuk melaksanakan Kuliah Lapangan Geologi. Kuliah Lapangan Geologi atau biasa disebut KLG ini merupakan mata kuliah wajib semester 4. Mata kuliah ini dilaksanakan sebelum memasuki semester 4, tepatnya saat liburan semester 3.

            Persiapan untuk menghadapi KLG ini pun bukan tidak mudah. Harun, ketua panitia KLG 2014, dengan dibantu oleh beberapa orang, melakukan persiapan dengan cukup baik, sehingga KLG ini terlaksana. Sampai tanggal 20 Januari 2014 itu, persiapannya bisa dikatakan baik.

            Setelah persiapan keberangkatan tanggal 20 Januari 2014 sudah selesai, maka berangkatlah satu angkatan menuju Karangsambung dengan menaiki beberapa bis. Termasuk di dalam bis itu adalah asisten lapangan dan diikuti oleh dosen pengampu, yakni Bapak Salahuddin Husein, S.T., M.Sc., Ph.D., dosen dari Jurusan Teknik Geologi.

KL_fotobersama

Gambar 2. Foto Bersama Sebelum Keberangkatan Menuju Kampus LIPI Karangsambung

            Setelah berada dalam perjalanan selama kurang lebih 4 jam, sampailah kami di Kampus LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) Karangsambung. Perlu diketahui bahwa kampus ini yang akan menjadi tempat tinggal kami selama sepekan beraktivitas di Karangsambung ini. Kemudian, kami berkemas menuju asrama masing-masing. Tentu saja, asrama laki-laki dengan asrama perempuan dibedakan. Di kampus LIPI ini, kami melihat kondisi yang cukup tenang. Ada hutan di sana. Selain itu, kami melihat ada masjid, museum, toko souvenir, dan banyak asrama. Kondisi dalam asrama pun cukup baik. Ruangannya bersih. Ada banyak kamar di dalamnya, dan ada ruang tamu—tempat menonton TV. Dan yang tidak kalah baiknya, ada tempat shalat juga di dalam asrama. Tiap kamar asrama ada 4 orang, di mana tiap kamar terdapat empat kamar tidur yang baik.

            Hari pertama di Karangsambung diisi dengan beberapa kegiatan penting, dimulai dengan makan siang. Selanjutnya, kami diajak ke luar kampus LIPI oleh Bapak Salahuddin—dengan membawa alat-alat lapangan geologi, seperti kompas geologi, peta, dan sebagainya. Setelah berjalan kaki sekitar 500 meter, kami sampai di daerah sungai yang di pinggirnya merupakan ladang dan sawah.Di sana kami melakukan orientasi medan dengan menggunakan alat-alat yang ada. Akhirnya, kami mendapat ilmu di sini. Alhamdulillah.

            Malam pertama, kami juga punya kegiatan. Ada beberapa kuliah yang harus kami ikuti di malam itu. Dan yang tidak kalah pentingnya, ada ujian juga–yang untungnya—open book. Selesai melewati beberapa kuliah dan ujian, kami dipersilakan untuk istirahat di asrama masing-masing. Awal hari yang cukup bagus di Karangsambung.

            Hari kedua, kegiatan bersama hari ini dimulai dengan sarapan. Setiap sebelum makan, baik itu sarapan, makan siang, maupun makan malam; baik itu kami sedang dalam keadaan lelah setelah melakukan kegiatan, ataupun segar bugar—kami menampilkan hiburan di hadapan seluruh pihak yang terlibat dalam KLG 2014 ini. Kegiatan besar hari kedua adalah Lintasan Geologi Karangsambung Selatan yang dipandu oleh Bapak Salahuddin dan pihak LIPI. Kegiatan ini berlangsung seharian (dari pagi sampai sore) dan banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari kegiatan ini. Lalu, matahari tenggelam dengan anggunnya.

            Kegiatan-kegiatan di Karangsambung selama sepekan (7 hari) ini tentu saja berkaitan dengan lapangan geologi, seperti identifikasi batuan, struktur geologi, sampai pemetaan geologi. Pemetaan geologi inilah yang merupakan (bisa dibilang) inti dari Kuliah Lapangan Geologi ini. Kegiatan ini dilakukan secara berkelompok (satu angkatan dibagi menjadi beberapa kelompok). Tiap kelompok mendapatkan kapling daerah pemetaannya dengan cara diundi. Ada yang mendapatkan daerah yang berkontur datar, ada juga yang mendapatkan daerah yang berkontur “bervariasi” (sengaja dikatakan “bervariasi” jika tidak mau dikatakan“horror”). Dan penulis yakin bahwa semua tempat ini masing-masing memiliki hikmahnya.

KL_pemetaan

Gambar 3. Kenampakan Wilayah Pemetaan Geologi Kelompok 9

            Pemetaan geologi dilaksanakan selama dua hari. Setelah ditemani asisten selama beberapa jam, tiap kelompok mulai mengambil data seperti identifikasi batuan, struktur geologi yang ada, sendiri. Setelah dua hari mengambil data pemetaan, pada hari keenam KLG, tiap kelompok melakukan presentasi di depan dosen penilai masing-masing. Hasil pemetaan disajikan dalam bentuk poster, dimana poster itu berisi peta dengan informasi sebaran litologi dan struktur geologi, stratigrafi, dan data-data lainnya. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat berkesan di antara kegiatan-kegiatan berkesan lainnya.

            Ada satu lagi kegiatan berkesan di KLG ini, yakni kegiatan terakhir ke lapangan selama KLG ini, Lintas Geologi Karangsambung Utara. Di sinilah kami melihat banyak bukit di Karangsambung. Bukan hanya sekadar jalan, kami diajak melihat bukit dengan perspektif pengetahuan. Di situ kami dijelaskan mengenai proses pembentukan bukit tersebut secara geologi.

KL

Gambar 4. Akhir Kegiatan Lintas Geologi Karangsambung Utara

Orang bijak berkata “Ajaklah temanmu bersafar (berpergian), maka kamu akan tahu bagaimana sifat aslinya.”

Karangsambung ini merupakan salah satu kegiatan berpergian, tentu saja. Dan apakah anda tahu? Geofisika UGM 2012 menunjukkan sifat aslinya di sini, sifat yang sangat baik dan budiman.

Banyak sekali hal-hal yang didapat di Kampus LIPI, Karangsambung, yang tidak bisa atau paling tidak—sangat jarang didapat di Jogja. Misal: makan tiga kali sehari setiap hari dengan menu yang ‘cantik’.

 Muhammad Ali Imran Z | GF 12

Leave a comment

Your email address will not be published.