Field Camp 2018

 

“Wahai geofisikawan muda, ketika matahari datang menyambut, kalian datang tanpa rasa takut, dengan semangat yang ikut turut, karena jiwa dan hati kalian saling terpaut, genggaman tangan yang saling bertaut-taut, tidak tanpa tekad yang terus memagut.

Teriakan yang sangat lantang, layaknya seorang ksatria siap perang, tak hiraukan jam yang terus berdentang, tak hiraukan hari yang kian petang.”  (Andhika, 2018)

Dua bait puisi yang menggambarkan betapa panjang dan berartinya Fieldcamp 2018, baik bagi peserta, dosen, maupun panitia.

Sebenarnya apa, sih, Fieldcamp SEG – UGM SC itu?

Fieldcamp SEG – UGM SC merupakan salah satu kuliah lapangan wajib di Geofisika UGM dan merupakan kuliah lapangan terakhir bagi calon geofisikawan UGM. Pada tahun ini Fieldcamp dilaksanakan oleh mahasiswa Geofisika UGM angkatan 2014. Fieldcamp tahun ini diselenggarakan pada tanggal 29 April 2018 – 9 Mei 2018 di Sangon, Kokap, Kulon Progo dengan tema “Gold Prospecting and Geological Structure Mapping Using Geophysical Methods for Advancing Prosperity of Society”.  Terselenggaranya Fieldcamp SEG – UGM SC tahun ini di bawah komando Bapak Dr. Ing. Ari Setiawan, M.Si. sebagai pembina (project advisor) dan Riando Elang Desilva sebagai ketua acara (project leader).

Metode-metode yang digunakan dalam Fieldcamp SEG – UGM SC kali ini di antaranya metode gravity, magnetic, very low frequency (VLF), geolistrik – IP, mikroseismik, serta seismik refraksi dan MASW. Secara umum, rangkaian Fieldcamp SEG – UGM SC tahun ini terdiri dari kegiatan pre-lapangan dan sesi lapangan. Kegiatan pre-lapangan meliputi Seminar Desain Survey dan HSE, Fieldtrip Geologi, serta Presentasi Desain Survey dari masing-masing kelompok. Kegiatan sesi lapangan dilaksanakan kurang lebih selama 10 hari. Waktu 7 hari digunakan untuk akuisisi data, sedangkan 3 hari lainnya digunakan untuk olah data beserta interpretasi, presentasi hasil akhir, dan social project. Selama kurang lebih 7 hari melakukan akuisisi data di lapangan, setiap harinya peserta akan melakukan akuisisi data dengan metode yang berbeda, sehingga diharapkan masing-masing peserta mendapat ilmu dan pengalaman yang lebih maksimal.

Tema “gold mining” yang diambil pada tahun ini merujuk pada isu dan potensi lingkungan tempat Fieldcamp SEG – UGM SC diselenggarakan. Di mana Sangon sendiri adalah daerah dengan potensi tambang, salah satunya tambang emas. Namun selama ini, pemanfaatan sumber daya yang ada nampak belum optimal sehingga diperlukan riset dan penelitian yang berkaitan dengan keberadaan dan persebaran emas yang diharapkan dapat sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui Fieldcamp SEG – UGM SC 2018 ini, mahasiswa Geofisika UGM khususnya angkatan 2014 diharapkan dapat menjadi pelaku penelitian guna mengembangkan potensi sumber daya khususnya emas di daerah Sangon.

Dalam pelaksanaan kuliah lapangan seperti Fieldcamp yang merupakan kuliah lapangan terakhir bagi mahasiswa geofisika, tentunya diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai bagaimana pekerjaan seorang geofisikawan dimulai dari akuisisi data sampai dengan interpretasi hasil. Kegiatan di lapangan yang pastinya memiliki resiko yang tinggi dengan berbagai medan yang dihadapi, dalam Fieldcamp kali ini juga ditekankan pada penerapan Health Safety Environtment (HSE), di mana setiap peserta diwajibkan memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan. Selain bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai bagaimana dunia kerja di geofisika, Fieldcamp SEG – UGM SC juga diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar seperti diadakannya social project di lokasi setempat. Social project dilaksanakan dalam bentuk pemeriksaan kesehatan, pembagian susu, penyuluhan mitigasi bencana, dan pemberian beasiswa sekolah. Tujuan dari kuliah lapangan ini diharapkan benar-benar tercapai sesuai dengan temanya yaitu, “Gold Prospecting and Geological Structure Mapping Using Geophysical Methods for Advancing Prosperity of Society”, serta pastinya diharapkan pula kegiatan yang dilaksanakan memberikan manfaat yang nyata untuk kesejahteraan masyarakat Sangon, Kokap, dan Kulon Progo. Selain itu, output yang diharapkan dari Fieldcamp SEG – UGM SC tahun ini, agar mahasiswa dapat memberikan hasil akhir berupa paper atau jurnal ilmiah dari hasil Fieldcamp yang telah dilaksanakan.

Sedemikian panjang persiapan dan pelaksanaan Fieldcamp SEG – UGM SC pastinya memberikan pengalaman dan pembelajaran luar biasa bagi setiap orang yang terlibat. Memberikan gambaran mengenai kehidupan ke depan yang tentunya akan lebih luar biasa dan menantang dibandingkan Fieldcamp.

Pelaut ulung tidak lahir dari laut yang tenang, tetapi ia lahir dari gelombang di lautan-(anonim). Selamat berproses! -ALF